Pendidikan Negeriku yang Menyiksa Diriku #prazzcurhat

         
Related image
            Sudah hampir 12 tahun ini gue belajar di sekolah di negeri tercinta ini dari SD, SMP, SMA. Masa-masa gue ini sekarang dimana masa-masa kelulusan sekolah yang menghitung beberapa bulan kedepan nanti. Tapi lu ngerasain nggak selama lu sekolah apa yang lu dapetin? pengalaman? So pastilah itu emang sering dikenang apa lagi doi yang selama ini selalu berdiri disamping gue yang memberikan kenanagan manis di masa-masa sekolah eaaa. Kalau ilmu gimana? hmm nggak semua pada masuk ke otak kan. Nah yang jadi pertanyaan gue adalah kenapa kok pemerintah masih menggunakan sistem yang menurut gue udah jadul banget padahal negara lain udah mulai memajukan pendidikan nya.
          Mulai 1980 pendidikan kita justru kualitasnya menurun. padahal sudah beberapa kali adanya pergantian mentri maupun masa-masa pemerintahan dan menurut periode inilah pendidikan mulai krisis.Jujur aja gue mulai nggak nyaman dengan pendidikan ini semenjak gue SMA pada saat pergantian menteri kemaren di tahun 2016 yang banyak membuat program yang menurut gue terlalu dipaksakan seperti full day school dan baru saja gue denger UN tahun 2018 yang sebelumnya soal pilihan ganda menjadi essai. Inilah yang gue simpulkan bahwa pemerintah sedang mempermainkan pendidikan yang membuat siswa dan guru menjadi kebingungan.
          Padahal dulu beberapa negara tetangga sampai belajar ke negara kita,dan sekarang bagaimana? kita justru belajar ke negara mereka. sampai kapan pemerintah masih berada di zona nyaman nya? apa harus tunggu pemuda nya hancur dulu ?nggak juga masih bisa di antisipasi. Tapi inilah pemerintah nunggu kejadian dulu baru diubah mekanisme nya dan pemerintah seolah olah tidak berpikir panjang dengan pendidikan ini. Sebagai contoh pada saat UN menjadi syarat kelulusan bagi siswa yang efek nya para siswa-siswi banyak yang bunuh diri karena tidak lulus UN yang akhir nya sekarang UN dijadikan untuk seleksi ke jenjang berikutnya.
          Gue juga masih bingung kenapa pendidikan ini antara seperti di sama ratakan padahal siswa sisiwi mempunyai kecerdasan yang berbeda-beda apa lagi fasilitas di setiap sekolah berbeda-beda. Jika pemerintah serius dengan pendidikan ini maka bisa saja berkembang dan tidak berdiri tetap seperti ini asalkan tidak ada oknum yang memanfaatkan pendidikan ini sebagai kepentingan diri sendiri. Menurut gue si  negara kita tidak perlu adanya tenaga kerja asing kalau pendidikan kita ini diurus dengan benar. Makanya pemerintah memberikan solusi guru dan membuat sistem pendidikan yang mengedepankan skill dan juga moral mereka agar siswa-siswi memiliki mental. Sehingga pendidikan tidak beroerientasi pada nilai yang membuat para siswa-siswi menjadi menyontek pada saat ujian.
          Tulisan yang gue buat ini hanya beberapa keresahan pada pendidikan negara ini. Saran gue kalau lu masih sekolah jangan dipikirkan pemerintah itu mau ngapain si dengan pendidikan kita ini yang terpenting adalah kita harus selalu belajar dan dekat dengan Allah SWT. Jangan lupa carilah jati diri lu secara positif dan keluar lah dari zona nyaman lu    





           
            

Komentar